Rabu, 14 Januari 2026

Aleppo Perkuat Kerja Sama Turki Melalui Kemitraan Kota Kembar

    23.36   No comments


Pemerintah Provinsi Aleppo terus mendorong penguatan kerja sama lintas negara sebagai bagian dari agenda pemulihan pascakonflik. Upaya tersebut kembali ditegaskan melalui pertemuan resmi antara Gubernur Aleppo dan Duta Besar Turki untuk Suriah yang digelar di kantor gubernuran.

Gubernur Aleppo, Azzam Al-Gharib, menerima langsung Duta Besar Turki untuk Suriah, Nuh Yilmaz, dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu. Pertemuan ini juga dihadiri delegasi pendamping dari kedua belah pihak.

Agenda utama pembahasan difokuskan pada penguatan kerja sama pelayanan publik dan pembangunan. Kedua pihak menilai fase saat ini sebagai momentum penting untuk mengonsolidasikan program pemulihan yang berdampak langsung bagi warga Aleppo.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah untuk mendukung proses pemulihan dan peningkatan kondisi kehidupan masyarakat. Pemerintah provinsi menekankan pentingnya proyek-proyek yang menyentuh sektor dasar seperti infrastruktur kota, layanan air, dan energi.

Kerja sama ekonomi juga menjadi sorotan utama. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah kajian kemungkinan pembukaan cabang bank-bank Turki di wilayah Suriah, sebagai langkah untuk menghidupkan kembali aktivitas keuangan dan perdagangan.

Inisiatif perbankan ini dinilai strategis untuk mempermudah transaksi lintas batas serta mendukung pelaku usaha lokal yang selama bertahun-tahun terhambat oleh keterbatasan sistem keuangan.

Selain sektor ekonomi, pembahasan juga mencakup kerja sama di bidang pemerintahan kota. Hubungan antarmunicipalitas dipandang sebagai jalur efektif untuk transfer pengalaman dan praktik tata kelola perkotaan.

Dalam konteks ini, kemitraan kota kembar dengan Gaziantep kembali menjadi fokus. Program twinning tersebut sebelumnya telah menghasilkan sejumlah kerja sama teknis di bidang pelayanan kota.

Dukungan khusus juga datang dari Shahinbey Municipality, yang disebut berperan aktif dalam pendampingan teknis dan penguatan kapasitas pemerintah lokal Aleppo.

Kedua pihak meninjau kembali kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya. Pengumpulan data dan pemutakhiran kebutuhan lapangan menjadi langkah awal untuk memastikan proyek berjalan sesuai realitas di lapangan.

Pemerintah Provinsi Aleppo menilai bahwa kesinambungan proyek lebih penting dibandingkan sekadar peluncuran program baru. Oleh karena itu, penuntasan proyek lama menjadi prioritas dalam fase kerja sama berikutnya.

Dalam pertemuan tersebut juga ditekankan pentingnya pendekatan bertahap. Proyek-proyek skala kecil dan menengah dinilai lebih cepat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Duta Besar Turki menyampaikan komitmen negaranya untuk terus mendukung stabilisasi dan pemulihan di Aleppo. Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut bersifat sipil dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

Aleppo, sebagai salah satu pusat ekonomi dan industri Suriah sebelum perang, dipandang memiliki potensi besar untuk bangkit kembali. Kerja sama lintas batas dianggap sebagai salah satu kunci pemulihan tersebut.

Bagi pemerintah lokal, stabilitas sosial tidak bisa dilepaskan dari perbaikan layanan publik. Infrastruktur yang berfungsi normal dinilai mampu mengurangi tekanan ekonomi dan sosial.

Pertemuan ini juga mencerminkan pendekatan pragmatis dalam hubungan regional. Fokus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat, terlepas dari kompleksitas politik yang lebih luas.

Gubernur Aleppo menekankan bahwa setiap bentuk kerja sama harus berorientasi pada kepentingan warga. Ia menyebut stabilitas hanya dapat terwujud jika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Pembangunan kembali Aleppo dipandang sebagai proses jangka panjang yang memerlukan mitra eksternal. Turki disebut sebagai salah satu mitra penting karena kedekatan geografis dan hubungan ekonomi historis.

Di sisi lain, kerja sama ini juga membuka peluang integrasi ekonomi kawasan. Aktivitas perdagangan lintas perbatasan diharapkan dapat pulih secara bertahap.

Para pengamat melihat pertemuan ini sebagai sinyal normalisasi kerja sama teknis di tingkat lokal. Diplomasi pembangunan dinilai menjadi jalur yang relatif lebih stabil di tengah dinamika regional.

Dengan berlanjutnya dialog dan implementasi proyek konkret, Aleppo berharap dapat mempercepat fase pemulihan. Pemerintah provinsi optimistis bahwa kerja sama ini akan menjadi fondasi bagi stabilitas dan rekonstruksi jangka panjang.

loading...

newsonline

newsonline

Author Description here.. adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

Tidak ada komentar:
Write komentar

Ekonomi Kecil

TOBAPOS

Recent Posts

Berita DEKHO

© 2014 Ayo Buka Toko. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.